• Feed
  • Facebook
  • Twitter
  • GPlus
  • Youtube
  • flickr
  • Last.fm
  • Instagram
  • Skype

Diseminasi Kognisi

When my ideas are popping up, i just wanna write and write,, i hope my post can be useful not only for me but also for the others :)

  • home
  • Psychology
    • Religion and Spirituality
    • Social
    • Education
    • Indigenous
    • Personality
    • Industial Oranizational
    • Clinis
  • Ibrah
  • Dear, Diary!
  • Fiction
    • Short Story (Cerpen)
    • Poetry (Puisi)
  • Movies
  • Soccer
  • Book
  • Islamic World
  • Journals
  • Disclamer
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Sitemaps
skip to main | skip to sidebar

Review Film The Vow

:)
Hai, di sini saya ingin menuliskan review film The Vow. Film jadul sih, tapi baru sempat nonton. Sebenarnya sudah pernah nonton sekilas karena ada Channing Tatumnya. Baru serius nonton saat ada komentar bahwa film Indonesia "Laki-laki Biasa" yang diadaptasi dari buku penulis sekaliber Asma Nadia ternyata memiliki cerita yang cenderung mirip dengan script The Vow. The Vow movie sendiri juga mengangkat kisah nyata Kim and Krickitt Carpenter mengenai kisah pernikahan mereka yang telah dituliskan ke dalam buku yang juga berjudul sama.
Oke check it out info dasar sebagaimana dilansir dari wikipedia (bukan tulisan ilmiah jadi nda haram ya referensi dari wiki hehehe :p)

Sutradara

Michael Sucsy
Produser Roger Birnbaum
Gary Barber
Jonathan Glickman
Paul Taublieb
Skenario Abby Kohn
Marc Silverstein
Jason Katims
Cerita Stuart Sender
Pemeran Channing Tatum
Rachel McAdams
Musik Rachel Portman
Michael Brook
Sinematografi Rogier Stoffers
Penyunting Nancy Richardson
Melissa Kent
Perusahaan
produksi
Spyglass Entertainment
Distributor Screen Gems
Tanggal rilis
  • 10 Februari 2012
Durasi
104 menit
Negara Amerika Serikat
Bahasa Inggris
Anggaran $30 juta[1]
Film ini berkisah tentang seorang istri yang mengalami amnesia dan lupa dengan suaminya sendiri. Konflik mulai tumbuh di situ. Bagaimana sosok Channing Tatum yang memerankan Leo sebagai suami dari Paige yang diperankan oleh Rachel McAdams harus menerima kenyataan dan bertekad untuk mengembalikan ingatan istrinya. Uniknya, ingatan Paige mengenai Leo, si suami yang justru susah kembali. Sedangkan ingatan yang lain seperti tentang keluarga, riwayat pendidikannya bisa mulai terungkap meski bukan dengan jalan yang mudah. Di situ kesetiaan dan kegigihan Leo teruji untuk kembali mendapatkan hati sang istri. Apalagi mengingat kasta yang cenderung timpang di mana Paige dari kalangan orang berpendidikan, sehingga ia dituntut untuk mengambil kuliah hukum dan tentu saja dari keluarga berada, berbeda dengan Leo yang pekerjaannya hanya mengandalkan studio musik yang semakin kurang diminati dan sepi sehinggu hidupnya lebih banyak menggantungkan pada hutang. Awalnya belum mendapat feel dari alur cerita yang dibangun. Namun ketika sudah sampai di tengah-tengah, perasaan sudah mulai seperti diaduk-aduk, membawa penonton untuk merasakan apa yang Leo rasakan (apalagi untuk saya yang suka dengan Channing Tatum dibanding artis hollywood lain wkw). Termasuk mulai terkuaknya problematika keluarga Paige dan ingatan yang mulai hadir perlahan setelah potongan-potongan kehidupan sebelumnya disodorkan dan ini mejadi konflik bagi Paige. Di satu sisi Mas Leo (ciie Mas jare 😂 ) sudah mulai menyerah, bahkan mulai membuang segala kenangan dengan istrinya. Namun ada satu titik di mana benang-benang cerita mulai tersatukan kembali. Kesetiaan cinta mulai memanggil satu samaa lain. Di atas segala kekecewaan. Kenyataan-kenyataan yang menyesakkan.

Di atas kesuksesan film ini, tetap mengundang kritik bagi saya. Salah satunya adalah nikah lari (bukan nikah sambil lari loh ya hehe) dan akhirnya pernikahan Leo dan Paige tidaklah legal (berdasar agama mereka, harusnya kan di gereja pakai pendeta dan sebagainya). Dan tentu saja titik kritik yang lain adalah mengenai perspektif visualisasi dunia barat yang cenderung berseberangan dengan dunia timur (yang kini sudah ter-barat-kan oleh dampak jaman yang semakin berkembang). Namun bukan film kece kalau tidak memiliki amanat atau pelajaran tersirat. Baik, akan saya ungkap satu-satu.

Pertama dan yang paling utama dan menurut saya fundamental dari alur cerita film ini adalah cinta dan kesetiaan. Bagaimana perjuangan Leo meyakinkan cintanya untuk membantunya pulih dari lupa ingatan. Dan demi istrinya, ia mengalah banyak hal. Jeremy yang menjadi mantan tunangan Paige sebelum ia bertemu Leo juga memberikan pelajaran makna berlapang dada meski telah ditolak untuk kedua kalinya. Bahkan ia juga tetap membantu memulihkan dan menerima Paige dengan tanpa memanfaatkan kesempatan karena Paige tengah hilang ingatan.
Selain itu juga bagaimana Ibunya tetap memaafkan dan menerima suaminya (ayah Paige) yang sudah berselingkuh dengan teman Paige sendiri demi terwujudnya keutuhan keluarga dan terutama demi anak-anak tercintanya. Itulah buah kesetiaaan

Pelajaran kedua adalah memaafkan. Kesetiaan dan memaafkan memang saudaraan. Memaafkan adalah amunisi kesetiaan. Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, bagaimana ibu Paige memaafkan dan menerima kembali suaminya. Kemudian Pagie juga setelah ingatan hadir kembali ia akhirnya bisa memaafkan sikap ayahnya yang dulu, yang pernah menyakiti keluarganya dan dirinya. Ia juga akhirnya memaafkan temannya yang telah berselingkuh dengan ayahnya. Patner kerja Leo yang beberapa kali sempat dibuat jengkel dengan tingkah Leo yang cenderung kurang profesional juga tetap memaafkan Leo dan bahkan selalu menjadi pendengar keluh kesah Leo dan memberikannya beberapa saran. Ia juga meskipun sempat marah namun memaklumi kondisi Leo.

Pelajaran ketiga adalah menyadari kesalahan, meminta maaf dan membayar kesalahan. Bagaimana Leo ketika tidak sengaja menyakiti atau mengusik istrinya, ia akhirnya berkontemplasi dan meminta maaf kepada Paige. Ia bahkan kemudian melakukan surprise kecil-kecilan untuk membayar kesalahan seperti menyiapkan breakfast cantik, bunga dan sebagainya. Begitupula dengan teman Paige yang pernah berselingkuh dengan Ayahnya yang dengan segenap keberanian setelah sekian lama menghindar akhirnya ia mampu mengungkap kesalahan besarnya dan meminta maaf pada Paige (padahal waktu itu Paige masih belum ingat akan apa yang pernah terjadi pada keluarganya). Dan juga yang jelas adalah ayahnya. Bagaimana ayahnya berusaha untuk kembali membangun hubungan baik dengan keluarga dan memberikan Paige segala fasilitas termasuk mengusahkan sekolah Paige yang sempat terhenti. Namun karena Paige memang tidak minat kuliah di hukum (karena waktu itu ia melakukan lebih karena tuntutan ayahnya) akhirnya ayahnya merelakan Paige untuk mengambil kuliah seni (jurusan yang sesuai dengan minatnya) meskipun dilakukan dengn berat hati.
Pokoknya selengkapnya tonton sendiri aja yes... hehe
Bonus quote-quote nih... (gak sempat nulis quote banyak-banyak coz terlalu hanyut dengan alur filmya hehe


Diposting oleh Arwiena di 07.35
Label: Channing Tatum, film romantis, movie quote, pepatahfilm, Rachel McAdams, resensi film, review film, The Vow. movie
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Langganan: Posting Komentar (Atom)
Posting Lebih Baru Posting Lama

Popular Posts

  • PSIKOLOGI KEPRIBADIAN
    - Psikologi Kontemporer (Non Ilmiah)- KLIK Nebak Golongan Darah Dilihat dari Cara SMS     KLIK Ungkap Kepribadianmu!   
  • Rangkuman Kajian
    Nemu rangkuman di notes hp, tampaknya hasil ndengerin kajian entah langsung atau online (karena keliatan keburu nulisnya hehe). Sayangnya...
  • Di Balik Kehilangan (Perpisahan Dua Dunia)
    2 keponakan dan budhe yang notabene adalah yangti mereka. Aku belajar dari budhe tentang arti mengikhlaskan..tentang penerimaan kenyata...
  • BOOK- WRITING WORLD
    TIPS MENULIS KLIK Tips Menulis Ala Raditya Dika  
  • MENGUAK PERDEBATAN HADITS MISOGINIS
    Oleh: NAMA: ARI WIDYA NUGRAHENI (201210230311044 – PSIKOLOGI F) Kemunculan tulisan Fatimah Mernissi yang mengkritik...
  • SOCCER
    KLIK Ketika Real Madrid Gagal Kejar Gelar Juara Copa del Rey
  • MOVIES, VIDEOS AND MUSICS
    RESENSI BERBAGAI FILM DENGAN SARAT AMANAT KLIK Review Film The Vow KLIK Review Film A Walk to Remember  LIRIK FILM...
  • Lirik Ninja Hatori
    Sapa gak tau lagu ini ??!! Lagu kita jaman SD atau TK mungkin.. Oh atau jaman belum sekolah?? Nah mari bernyanyi bersama Satu....
  • Kisah Motivasi
    KLIK Akibat Gengsi KLIK Berkorban VS Beruntung KLIK Si Kaya VS Si Miskin
  • (tanpa judul)
    jika aku menuliskan sebuah kegelapan.. kesedihan. apakah kau akan percaya? bayangan hitam tengah mengikuti. maukah kau jadi penerangku?

Blogger templates

Blog Archive

  • ►  2018 (1)
    • ►  April (1)
  • ▼  2017 (18)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (8)
    • ▼  Januari (4)
      • MENGUAK PERDEBATAN HADITS MISOGINIS
      • Ketika Real Madrid Gagal Kejar Gelar Juara Copa de...
      • Review Film The Vow
      • Review Film A Walk to Remember
  • ►  2012 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2011 (12)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (5)

Category

  • A
  • a walk to remember
  • AB
  • antologi puisi
  • Artikel
  • artikel islam
  • Asuransi Jiwa
  • B
  • belajar menulis
  • Benzema
  • biadab
  • bingung
  • birrul walidayn
  • budhe
  • cara ngedit
  • cara SMS
  • CDR
  • Celta de Vido
  • cerita
  • Cerpen
  • Channing Tatum
  • Christian Ronaldo
  • Copa del Rey
  • Cr7
  • Danilo
  • dosa fb
  • dunia maya
  • emansipasi
  • fana
  • film romantis
  • film sedih
  • film tahun 2002
  • fixmistakes
  • football
  • gengsi
  • gila
  • golongan darah
  • hadits mesoginis
  • Hambali
  • ibrah
  • Ideologi Muhammadiyah
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • ilmu
  • Imam Ahmad
  • Imam Syafi;i
  • IMM
  • IMM Malang
  • immawan
  • immawati
  • Investasi Terbaik
  • jijik
  • jongkok
  • kader
  • kak Christine
  • Kak Ridz
  • karma
  • kata kata hebat
  • kaya
  • kebahagiaan
  • kecelakaan maut
  • kematian
  • Kemuhammadiyahan
  • Keponakan
  • KH Ahmad Dahlan
  • kholeris
  • kisah
  • klise
  • Komisarat Restorasi
  • Konyol
  • kotoran
  • kutipan film
  • lagu
  • Linda
  • lirik
  • Lita
  • Lucas Vazquez
  • LucasVazquez
  • luka
  • Mandy Moore
  • Manfaat Asuransi
  • melankolis
  • menulis
  • menurutku
  • misoginis
  • motivasi
  • movie
  • movie quote
  • movie quotes
  • movies
  • Muhammadiyah
  • nevergiveup
  • nina hatori
  • Ninja Hatori
  • O
  • only hope
  • onta
  • orang tua
  • own goal
  • pengalamanku
  • pengusaha
  • penulis pemula
  • pepatahfilm
  • pepmimpin wanita
  • perempuan
  • perjuangan
  • piatu
  • pipis
  • puisi
  • puisi IMM
  • quotes
  • Rachel McAdams
  • raditya dika
  • rahasia penulis
  • Real Madrid
  • resensi
  • resensi film
  • review film
  • Ronaldo
  • sajak
  • sakit
  • sanguinis
  • sepak bola
  • sepakbola
  • sepakbola Spanyol
  • sesal
  • sifat
  • sinting
  • soccer
  • socer
  • sukurin
  • the vow
  • The Vow. movie
  • Tipe-tipe kepribadian
  • tips
  • tips edit
  • tips menulis
  • ToniKroos
  • Tugas Sekolah
  • turnamen bola
  • udzur
  • Unit Link
  • Universitas
  • yatim
 

Mengenai Saya

Foto saya
Arwiena
I am lover of Kenshin Himuraaa, ♥♥♥ I like odd numbers, especially number 3 and 7 :) Diseminasi Kognisi = Distribusi Pengetahuan. Yes, I hope I can be a useful person.. bahkan jika hanya bagai noktah atom semoga bisa memiliki nilai guna. Ambil baiknya, tinggalkan buruknya... :') Sukseslah, kayalah, lantas sukseskan dan kayakanlah orang lain! Ajak minimal 1 bersamamu tumbuhkan 1000 bahagia di sekitarmu.. :) :) :)
Lihat profil lengkapku

.

.

Pengikut

Translate

Total Tayangan Halaman

About Job

About Job
Copyright © • Diseminasi Kognisi • All Rights Reserved
Blog at Blogger.com • Template Galauness by Iksandi Lojaya