Umm puisi ini sebenarnya sudah lama
aku tulis. Saat aku kelas IV atau tepatnya kelas X. Puisi ini
Puisi ini bercerita saat aku bersusah
payah membuat cerita untuk diikutkan lomba. Namun berhubung aku orangnya
terlalu nyantai dan punya kebiasaan jelek, yaitu malas tingkat tinggi,
membuatku terpukul dan terpuruk oleh rasa sesalku. Cerpen sudah jadi tepat pada
tgl deadline lomba. Yang tidak aku pikirkan adalah cara mengirimnya. Waktu itu
sudah sore, kantor pos sudah tutup. Jadilah aku berkaca2, menangisi dan
menyesali kebodohanku.
Puisi oleh Ari Widya N
Terpuruk aku di sini
Sia-sia ku menjalani
Semua perjuangan ini
Tuk gapai harapan hati
Kini kisah tlah berakhir
Kebahagiaan yang susah payah terukir
Membuang asa dan cita
Yang hanya seperti buai mimpi belaka
Tak dapat kupungkiri
Akan rasa sesal di hati
Waktu tak dapat berputar kembali
Tuk memberi peluang lagi
Pada diri yang bodoh ini
Yang telah menyia-nyiakan kesempatan
Mengabaikan anugerah Tuhan



0 komentar:
Posting Komentar